Stok adalah uang yang berbentuk bahan — tapi hanya kalau jumlahnya benar. Setiap selisih sistem vs fisik, setiap bahan kedaluwarsa di chiller, setiap stockout di jam ramai, adalah margin yang menguap tanpa suara. Modul ini membuat setiap rupiah di gudang terlihat.
Cycle count berjalan rutin dengan bukti dan approval. Selisih sistem-fisik turun terukur, dan Anda tahu persis di lokasi mana masalahnya.
Reorder alert, safety stock, dan days on hand bekerja otomatis. Bahan habis terjadi karena alasan, bukan karena lupa.
Setiap bahan rusak tercatat dengan penyebab dan nilai rupiahnya. Pola waste — siapa, kapan, apa — akhirnya bisa diperbaiki.
Sistem menghitung sisa 2,1 kg vs reorder point 4 kg, lead time supplier 2 hari. Usulan PO sudah menunggu approval.
Barang datang dicek berat, suhu, dan kualitas. Yang tidak sesuai langsung reject dengan bukti foto.
Frozen beef pindah dari BSD ke Bintaro karena forecast ramai. Saldo kedua lokasi berubah real-time.
Cycle count kategori dairy selesai, selisih 0,4% — dalam toleransi. Audit trail lengkap.
SKU, kategori, satuan, konversi, supplier utama, lokasi, minimum/maximum stock, batch dan expiry.
Setiap bahan punya 'kartu identitas': satuan, konversi, dan batas stok. Tidak ada lagi kebingungan 'satu dus itu berapa kilo' saat menghitung persediaan.
| Bahan | Min/Max | Kedaluwarsa |
|---|---|---|
| Salmon fillet | 4 / 10 kg | 5 hari |
| Ayam broiler | 20 / 60 kg | 12 hari |
| Butter salted | 10 / 30 kg | 20 hari |
Gudang pusat, outlet, chiller, freezer, area penyimpanan; saldo per lokasi dan perpindahan antar lokasi.
Stok yang sama di dua tempat sering jadi sumber selisih. Dengan saldo per lokasi, transfer antar outlet tercatat rapi seperti mutasi rekening bank.
Penerimaan, transfer, issue, return, adjustment; referensi dokumen dan otorisasi.
Setiap gerakan barang — terima, pindah, pakai, buang — butuh dokumen dan otorisasi. Hilangnya barang bukan lagi misteri tanpa jejak.
Cycle count, physical count, selisih sistem-fisik, alasan, approval dan audit trail.
Opname berubah dari acara besar bulanan jadi kebiasaan kecil harian. Selisih kecil ditangkap lebih awal, sebelum menumpuk jadi kerugian besar.
Pencatatan bahan rusak/kedaluwarsa, penyebab, nilai kerugian, FEFO dan tindak lanjut.
Waste yang tercatat dengan nilai rupiahnya mengubah perilaku dapur: yang dulu 'biasa dibuang' sekarang terlihat sebagai uang yang hilang.
Reorder alerts, stockout, overstock, turnover, days on hand, ABC dan analisis per outlet.
Sistem memberi tahu Anda apa yang harus dibeli, kapan, dan berapa — sebelum stok habis, bukan setelah tamu kecewa.
Perlu konversi satuan, cut-off stok, batch/expiry dan disiplin input; pengurangan otomatis bergantung pada resep dan POS.
Dashboard/laporan, riwayat transaksi, export, dan audit trail — sesuai fitur yang disepakati dalam SOW.
Di sesi demo, kami jalankan skenario nyata untuk Inventory & Stock Intelligence — memakai contoh operasional restoran Anda sendiri.
Jadwalkan Sesi Demo